Penguatan Tata Kelola Lingkungan Dayah melalui Penunjuk Arah dan Penamaan Ruang sebagai Model Pengabdian Masyarakat Mahasiswa
Keywords:
Pengabdian Masyarakat, Tata Kelola Lingkungan, DayahAbstract
Pengabdian masyarakat merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Lingkungan lembaga pendidikan keagamaan seperti dayah memerlukan tata kelola ruang yang tertib untuk mendukung efektivitas kegiatan pendidikan dan pembinaan santri. Namun, aspek penataan ruang sering kali belum mendapat perhatian serius. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola lingkungan Dayah Jamiah Al-Aziziyah melalui pemasangan penunjuk arah serta penamaan bilek dan balee sebagai bentuk intervensi sederhana namun berdampak. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode non-riset dengan pendekatan pendidikan masyarakat, konsultasi, dan difusi ipteks. Pendidikan masyarakat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keteraturan lingkungan, konsultasi dilaksanakan melalui sinergi dengan pengurus dayah, dan difusi ipteks diwujudkan dalam bentuk produk fisik yang dapat dimanfaatkan langsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penunjuk arah dan penamaan ruang meningkatkan keteraturan mobilitas, memudahkan pengawasan, serta memperkuat identitas kelembagaan dayah. Program ini juga berdampak pada peningkatan disiplin dan kenyamanan santri. Secara keseluruhan, pengabdian ini berkontribusi dalam pengembangan model pengabdian masyarakat berbasis penataan lingkungan lembaga pendidikan keagamaan.

