Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Circular Economy melalui Pemanfaatan Limbah Janggel Jagung menjadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi di Desa Talangkembar Tuban
DOI:
https://doi.org/10.66155/y84wt787Keywords:
Circular Economy, Pemberdayaan Masyarakat, Limbah Janggel Jagung, Kerajinan, Desa TalangkembarAbstract
Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban merupakan salah satu wilayah dengan potensi pertanian jagung yang cukup tinggi, sehingga menghasilkan limbah janggel jagung dalam jumlah melimpah setiap musim panen. Namun, limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung dibuang sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui penerapan konsep Circular Economy dengan mengolah limbah janggel jagung menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi observasi, identifikasi permasalahan, sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan kerajinan, serta pendampingan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah janggel jagung menjadi berbagai produk kerajinan, seperti lampion, vas bunga, gantungan kunci, dan hiasan dekoratif lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah berbasis Circular Economy serta membuka peluang pengembangan usaha kreatif berbasis potensi lokal. Dengan demikian, program pengabdian yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban memberikan dampak positif terhadap aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat serta berpotensi mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

