Pemahaman Fiqh Dan Praktik Qunut Subuh Pada Masyarakat Awam Di Tengah Keberagaman Mazhab
DOI:
https://doi.org/10.66155/jv3m7529Keywords:
Fiqh Literacy, Mazhab Diversity, Moderation, Qunut Subuh, Religious PracticeAbstract
This study examines the understanding of fiqh and the practice of the Subuh qunut among lay Muslims in Indonesia amid diverse Islamic legal schools. Using library research and a philosophical approach, this paper analyzes classical and contemporary literature to explore how fiqh literacy, social environments, and religious authorities shape public perceptions and practices. The findings show that most lay Muslims perform the Subuh qunut based on local traditions and the authority of religious leaders rather than direct engagement with textual evidences. Variations in qunut practice are strongly influenced by exposure to different mazhab teachings, digital religious content, and socio-religious backgrounds. The differences among the four major Sunni schools Syafi‘i, Hanafi, Maliki, and Hanbali—also contribute to diverse ritual expressions in Indonesian communities. Despite these variations, all mazhab agree that the presence or absence of the Subuh qunut does not affect the validity of the prayer. The study concludes that enhancing fiqh literacy and promoting religious moderation are essential to prevent minor ritual differences from causing social tension. Strengthening tolerance and cross-mazhab understanding can help maintain harmony in Indonesia’s plural Muslim society.
References
Agusta, E. S. (2024). Pemanfaatan Literasi Digital Keagamaan dalam Menumbuhkan Sikap Moderasi Beragama. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, 21(1), 1–9.
Amin, H., Aslan, & Ram, S. W. (2025). Pengaruh Cyberculture pada Tradisi Keagamaan: Studi Literatur Tentang Adaptasi dan Transformasi Budaya. SIBATIK JOURNAL, 4(6), 811–822.
Anwar, A., Barokah, A., Widiya, I., Jam’ah, M., & Siagian, S. B. (2022). Faktor yang Mempengaruhi Kehidupan Beragama dan Sosial Masyarakat serta Aktivitas Ibadah di Desa Simonis Kec. Aek Natas Kab. Labuhanbatu Utara. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 5(10), 4015–4019.
Haerullah, & Khoir, M. A. (2025). Pembentukan Nilai-Nilai Toleransi dengan Pembelajaran Kitab Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 295–308.
Haidar, A. (2024). Manajemen pembelajaran fikih bagi siswa berlatar belakang Nahdlatul Ulama di SMP Muhammadiyah 1 Moyudan Kabupaten Sleman Yogyakarta. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 24(1), 89–98. https://doi.org/10.21831/hum.v24i1.72286.89-98
Harfina. (2022). Peran Tokoh Keagamaan dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan (Studi Kasus Pengajian di Masjid Raya Campalagian Kabupaten Polewali Mandar). UIN Alauddin Makassar.
Husna, K., & Arif, M. (2021). Ibadah dan praktiknya dalam masyarakat. TA’LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam, 4(2), 143–151.
Iskandar, Sabiq, M., Baharuddin, T., & Arisnawawi. (2025). Etika dan Praktik Keagamaan di Era Digital: Mempertahankan Nilai di Tengah Kemajuan Teknologi. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, XIII(1), 109–119.
Muntazar, A. (2023). Metodologi Imam Syafi’i dalam Menyelesaikan Dalil-Dalil yang Bertentangan. UNISMUH PRESS.
Muntazar, A., & Fikri, M. (2022). Metodologi Imam Syafi ’ i Dalam Menyelesaikan Dalil -Dalil Yang Bertentangan Tentang Qunut Shalat Subuh. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(5), 1174–1191.
Nofiyanti, & Supriadi, U. (2025). Analisis Amaliyah Ibadah Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam Membangun Ukhuwah Islamiyyah. Hadara : Journal of Da’wah and Islamic Civilization, 1(1), 30–50.
Nurjanah, T., & Sholeha, J. (2024). Literasi Digital dan Ketahanan Moderasi Beragama : Telaah Integratif dalam Perspektif Maqashid al- Syari ’ ah. Jurnal Syariah Dan Hukum Islam, 3(1), 1–17.
Prasetyo, S. A. (2023). Peran Pendidikan Agama Islam Formal dan Non Formal dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah. Stifkar: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 152–165.
Rahmat. (2025). Fenomena Praktik Ibadah Shalat Berjama’ah dan Dampak Sosialnya dalam Perspektif Lintas Mazhab (Studi Pada Masjid Al-Amanah Kota Palu) SKRIPSI. Universitas Islam Negeri (Uin) Datokarama Palu Oleh.
Rozi, K., Hasbi, R., Nur, A., & Wahid, A. (2024). Rekonsilisasi Praktik Sholat: Muhammadiyah dan Nahdlotul Ulama dalam Dinamika Nusantara. Jurnal An-Nur, 13(1), 42–49.
Sayyidi, & Al-farisi, S. (2020). Implementasi Nilai-Nilai Ke-Nu-An di Desa Selokbesuki Lumajang. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 95–106.
Sihabudin, A. M. (2025). Peran Orang Tua dalam Membentuk Karakter Religius Anak Sekolah Dasar di Era Digital. Jurnal Penelitian Medan Agama, 16(02), 271–279.
W, H. (2022). Perilaku Keagamaan Masyarakat Besoangin Utara Kecamatan Tutar Polewali Mandar. Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 19(1), 77–86. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v19i1.428
Wiguna, I. B. A. A., & Andari, I. A. M. Y. (2023). Moderasi beragama solusi hidup rukun di indonesia. WIDYA SANDHI, 14(01), 40–54.
Yahya, F. M. (2023). Peran Tokoh Agama dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam di Masyarakat (Studi Kasus Kmapung Arab Kelurahan Istiqlal). Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado.


