Anti Kekerasan Sebagai Pilar Moderasi Beragama Dalam Membangun Kehidupan Sosial Yang Harmonis
DOI:
https://doi.org/10.66155/2182hv39Keywords:
Moderasi Beragama, Anti Kekerasan, Harmoni SosialAbstract
Moderasi beragama merupakan pendekatan strategis dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang plural. Namun, dalam praktiknya moderasi beragama sering dipahami secara umum sebatas toleransi formal, sehingga beberapa unsur penting di dalamnya belum dikaji secara mendalam. Salah satu unsur yang masih kurang mendapat perhatian adalah prinsip anti kekerasan sebagai pilar utama yang menentukan keberhasilan moderasi beragama dalam mencegah konflik sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran anti kekerasan sebagai pilar moderasi beragama dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, serta menjelaskan bentuk internalisasi nilai anti kekerasan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Kajian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur yang relevan terkait konsep moderasi beragama, konflik sosial, serta nilai anti kekerasan dalam perspektif sosial-keagamaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa anti kekerasan merupakan elemen fundamental dalam moderasi beragama karena berfungsi sebagai kontrol moral yang mencegah lahirnya tindakan ekstremisme dan intoleransi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa kekerasan tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga mencakup kekerasan verbal seperti ujaran kebencian, diskriminasi, serta tindakan merendahkan kelompok lain yang berpotensi memicu konflik sosial. Selain itu, internalisasi nilai anti kekerasan dapat dilakukan melalui pendidikan karakter, dialog lintas agama, serta pembiasaan sikap saling menghormati dalam ruang sosial. Kesimpulan kajian ini menegaskan bahwa moderasi beragama akan lebih efektif apabila prinsip anti kekerasan diposisikan sebagai inti utama, bukan sekadar nilai pelengkap. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan perspektif bahwa anti kekerasan harus menjadi orientasi utama dalam pengembangan moderasi beragama agar mampu membentuk budaya damai dan relasi sosial yang berkelanjutan dalam masyarakat plural.
References
Agata, C., Mahesa, G., Lubis, N. R., & Hucelin, I. (2025). Pendidikan Perdamaian Berbasis Nilai Agama: Strategi Pencegahan Kekerasan di Kalangan Pemuda. Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2), 1151–1164.
Andini, I., Santoso, H. I., Nopita, N., Sukino, A., & Mahrus, E. (2025). Peran Pembelajaran PAI untuk Menguatkan Sikap Anti Kekerasan: Membangun Karakter Islami yang Damai dan Toleran: The Role of Islamic Education Learning to Strengthen Anti-Violence Attitudes: Building Peaceful and Tolerant Islamic Characters. Insani: Jurnal Ilmu Agama Dan Pendidikan, 3(1), 52–72.
Anjari, W. (2014). Fenomena kekerasan sebagai bentuk kejahatan (violence). Jurnal WIDYA yustisia, 1(2), 246968.
Arifin, B., & Huda, H. (2024). Moderasi beragama sebagai pendekatan dalam pendidikan Islam Indonesia. TARLIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 143–154.
Fuadi, A. (2020). Keragaman dalam dinamika sosial budaya kompetensi sosial kultural perekat bangsa. Deepublish.
Hasan, S., & Nurharirah, S. (2026). PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS MODERASI BERAGAMA: Landasan Teoritis, Model Konseptual dan Implementasinya. PT Bukuloka Literasi Bangsa.
Hasan, Z., Wijaya, B. S., & Syahputra, M. F. (2024). Paradigma Bhineka Tunggal Ika dan implikasinya dalam menangani tawuran antar kelompok. Jaksa: Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Politik, 2(3), 01–14.
Ilham, M., & Rahman, A. (2024). Praktik penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum. AMU Press, 1–182.
Mubarrak, H., & Kumala, I. D. (2020). Diskriminasi Terhadap Agama Minoritas: Studi Kasus Di Banda Aceh. Seurune: Jurnal Psikologi Unsyiah, 3(2), 42–60.
Ngardi, V., & Artha, G. W. (2025). Membuka Toleransi Beragam Dalam Merajut Harmoni Sosial: Belajar Memanusiakan-Manusia Melalui Toleransi. Jurnal Peradaban, 5(2), 54–63.
Noorjutstiatini, W., Muliawan, D., Nasrullah, Y. M., & Latip, A. (2025). STRATEGI MANAJEMEN MODERASI BERAGAMA DI LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN HARMONI SOSIAL: A NARRATIVE LITERATUR REVIEW. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(01), 1776–1786.
Rahmat, A. (2022). Internalisasi moderasi beragama dalam pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 55–66.
Udin, T., Inayah, S., Hamid, S., Hidayat, A., Aeni, A. N., & Ratnawati, E. (2021). Pendidikan Karakter Tanpa Kekerasan.
Wahab, A. J. (2015). Harmoni di negeri seribu agama. Elex Media Komputindo.


