Ilmu Sosiologi Komunikasi Islam sebagai Instrumen Dakwah untuk Menguatkan Etika Komunikasi Masyarakat Muslim
Keywords:
Komunikasi Islam, Dakwah, Etika SosialAbstract
Perkembangan komunikasi sosial dalam masyarakat Muslim kontemporer menghadirkan tantangan serius terhadap penerapan etika komunikasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Arus informasi yang cepat, perubahan pola interaksi sosial, serta dominasi media digital menyebabkan terjadinya pergeseran etika komunikasi yang berdampak pada relasi sosial umat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pendekatan dakwah yang tidak hanya normatif, tetapi juga mampu membaca dan merespons dinamika sosial secara kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran ilmu sosiologi komunikasi Islam sebagai instrumen dakwah dalam menguatkan etika komunikasi masyarakat Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan menelaah buku ilmiah, artikel jurnal, dan karya akademik yang relevan dengan sosiologi komunikasi, komunikasi Islam, dan dakwah. Analisis dilakukan melalui klasifikasi, sintesis, dan interpretasi kritis terhadap konsep dan temuan para ahli. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sosiologi komunikasi Islam dalam dakwah mampu memperkuat pemahaman etika komunikasi sebagai praktik sosial, bukan sekadar norma individual. Pendekatan ini memungkinkan dakwah dikembangkan secara dialogis, kontekstual, dan adaptif terhadap realitas sosial masyarakat Muslim. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa sosiologi komunikasi Islam berkontribusi signifikan dalam memperkuat etika komunikasi, memperkaya pendekatan dakwah kontemporer, serta memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan studi dakwah dan komunikasi Islam.
