Manajemen Pembelajaran melalui Program Privat Santri: Studi Kasus di Dayah Jamiah Al-Aziziyah
Keywords:
Pendidikan Islam, Gotong Royong, BanjirAbstract
Penelitian ini membahas manajemen lingkungan pendidikan Islam berbasis gotong royong pasca banjir bandang di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Banjir bandang menyebabkan kerusakan lingkungan lembaga pendidikan Islam, seperti penumpukan lumpur dan sampah, yang mengganggu aktivitas pembelajaran dan kesehatan warga belajar. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan model konseptual manajemen lingkungan pendidikan Islam berbasis gotong royong sebagai strategi pemulihan pasca bencana. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menelaah literatur ilmiah terkait manajemen pendidikan Islam, modal sosial gotong royong, dan pemulihan lingkungan pasca bencana. Hasil kajian menunjukkan bahwa gotong royong merupakan aset sosial utama yang dapat memperkuat pemulihan apabila dikelola melalui tahapan manajemen yang sistematis, meliputi perencanaan, koordinasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Lembaga pendidikan Islam juga memiliki potensi strategis sebagai pusat edukasi lingkungan dan pembentukan karakter peduli kebersihan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai gotong royong dan manajemen pendidikan Islam dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, berkelanjutan, serta meningkatkan ketahanan komunitas di wilayah rawan bencana. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan model konseptual manajemen lingkungan pendidikan Islam berbasis komunitas yang relevan untuk pengembangan kajian pendidikan Islam dan kebencanaan.
References
Azra, A (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Kencana.
Bush, T (2020). Theories of educational leadership and management (5th ed.). Sage Publications.
Green, G. P., & Haines, A (2019). Asset building and community development (4th ed.). Sage Publications.
Mathie, A., & Cunningham, G (2017). From clients to citizens: Asset-based community development as a strategy for community-driven development. Development in Practice, 27(4), 507–518. https://doi.org/10.1080/09614524.2017.1307324
Putnam, R. D (2020). The upswing: How America came together a century ago and how we can do it again. Simon & Schuster.
Sallis, E (2019). Total quality management in education (4th ed.). Routledge.
Syahputra, D., & Ramli, M (2022). Pendidikan lingkungan berbasis nilai-nilai Islam dalam membangun kesadaran ekologis masyarakat. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 19(2), 211–226.
UNESCO (2020). Education for sustainable development: A roadmap. UNESCO Publishing.
Wahyuni, S., & Karim, A (2021). Gotong royong sebagai modal sosial dalam pembangunan masyarakat pascabencana. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(2), 189–205.
Yusuf, M., & Rahman, F (2023). Integrasi manajemen lingkungan dalam pendidikan Islam berbasis komunitas. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 67–82.
Zainuddin, M., & Fauzan, R (2022). Pendekatan ABCD dalam penguatan kemandirian masyarakat terdampak bencana. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(3), 301–315.


