Melatih Literasi Pada Anak Usia Golden Age Melalui Mendongeng

Authors

  • Azizah STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon Author

Keywords:

Literasi, Usia Keemasan, Metode Mendongeng

Abstract

Literasi anak usia dini merupakan fondasi penting bagi perkembangan anak, memainkan peran kunci dalam membentuk kemampuan berbahasa, imajinasi, dan pemahaman tentang dunia. Bercerita telah diakui secara luas sebagai alat yang efektif untuk menumbuhkan literasi pada anak prasekolah. Artikel ini meneliti efektivitas dan manfaat bercerita dalam meningkatkan kemampuan literasi anak usia 0-6 tahun. Dengan mengeksplorasi teori psikologis dan penelitian terkait, kita dapat memahami bagaimana bercerita memengaruhi perkembangan kognitif dan bahasa anak. Lebih lanjut, artikel ini membahas strategi praktis bagi orang tua, guru, dan pengasuh dalam memanfaatkan bercerita secara efektif untuk memperkaya pengalaman literasi anak. Diharapkan hasil penelitian ini akan memberikan wawasan berharga kepada pembaca tentang pentingnya bercerita sebagai alat penting dalam menumbuhkan literasi pada anak prasekolah.

References

Aized, R. (2011). Tips Ampuh Menyiapkan Anak Gemar Baca Sejak Dalam Kandungan Sampai Masa Pengasuhan (Cet. 1). Diva Press.

Arista, R. (2022). Pengaruh Metode Mendongeng Plus Boneka Tangan Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Kelas B3 di TK Mawar Somba Opu. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Basyiroh, I. (2023). Pengembangan Literasi Anak Usia Dini (AUD): Teori & Aplikatif (D. B. Ahyar (ed.); Cetakan Pe). Wawasan Ilmu.

Dwi hudhana,Winda; Fadhilah, D. (2018). Menumbuhkan Kecerdasan Bahasa dan Karakter Bangsa Melalui Aktivitas Mendongeng pada Siswa Sekolah Dasar. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Program Studi Bahasa Dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 Januari 2018, 7(1), 99–105.

Fajariah, N., Hendra, H., Muslim, M., & Lukman, L. (2024). Membudayakan Literasi Pada Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Mendongeng. PELANGI: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 6(1), 118–129. https://doi.org/10.52266/pelangi.v6i1.2791

Handayani, T. U. (2020). Penguatan Budaya Literasi Sebagai Upaya Pembentukan Karakter. Jurnal Literasi, 4(1), 67–69.

Hijjayati, Z., Makki, M., & Oktaviyanti, I. (2022). Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kemampuan Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas 3 di SDN Sapit. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3b), 1435–1443. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3b.774

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMA (Edisi Revi). Direktorat Sekolah Menengah atas.

Kurniawan, H. (2016). Kreatif Mendongeng Untuk Kecerdasan Jamak Anak (Edisi Pert). Kencana.

M. Ginting, A., Nuriah, Y., Nurkhasyanah, A., Rahayu, S. S., Apriloka, D. vita, Purnamasari, M., Nisak, H., Miranti sidiq, A., Agustina, E. S., & Nampira, A. A. (2025). Pendidikan Literasi Pada Anak Usia Dini (W. Gustiawan (ed.); Cetakan Pe). Yayasan Cendikia Mulia Mandiri.

Mardina, R. (2017). Literasi Digital Bagi Generasi Digital Natives. Seminar Nasional Perpustakaan & Pustakawan Inovatif Kreatif Di Era Digital, May 2017, 340–352.

Prestarini, S., & Nugroho, S. (2023). Hubungan antara Keterampilan Literasi Awal dengan Kemampuan Bahasa Pragmatik pada Anak Umur Prasekolah di Taman Kanak-Kanak Marsudirini Surakarta. Jurnal Terapi Wicara Dan Bahasa, 2(1), 604–615. https://doi.org/10.59686/jtwb.v2i1.89

Rahayu, A. Y. (2013). Anak Usia TK : Menumbuhkan kepercayaan diri melalui kegiatan bercerita (Cet. 1). Jakarta Barat Indeks 2013.

Shihab, N., & Komunitas Guru Belajar. (2019). Literasi Menggerakkan Negeri (B. Setiawan, R. Satria, S. Rois, & R. Rahmat Hani (eds.); Cetakan Pe). Literati.

Siregar, S. L., & Subiyantoro, S. (2021). Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 18(1), 28–38. https://doi.org/10.17509/edukids.v18i1.31828

Downloads

Published

2025-10-30