Transformasi Pendidikan Pesantren Salafiyah di Era Digital: Antara Pelestarian Turats dan Inovasi Pembelajaran
DOI:
https://doi.org/10.66155/n0bnhd13Keywords:
Pesantren Salafiyah, Turats, Inovasi DigitalAbstract
Pesantren salafiyah merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki peran penting dalam pelestarian tradisi keilmuan klasik (turats) di Indonesia. Di tengah perkembangan era digital, pesantren salafiyah dihadapkan pada tantangan untuk beradaptasi dengan inovasi pembelajaran tanpa menghilangkan identitas dan nilai-nilai dasar yang telah mengakar kuat. Berbagai kajian sebelumnya telah membahas pesantren dalam konteks modernisasi dan perubahan sosial, namun sebagian besar masih bersifat umum dan belum mengkaji secara mendalam mekanisme integrasi inovasi pembelajaran digital dengan tradisi pengajaran turats dari perspektif internal pesantren. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana dan mengapa pesantren salafiyah melakukan transformasi pembelajaran di era digital dengan tetap mempertahankan pelestarian tradisi keilmuan. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber tertulis yang relevan, seperti buku, artikel jurnal, dan karya ilmiah yang membahas pesantren salafiyah, turats, serta inovasi pembelajaran digital. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dan interpretatif untuk menemukan pola, kecenderungan, serta dinamika transformasi pendidikan pesantren. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan pesantren salafiyah berlangsung secara selektif, gradual, dan berbasis nilai. Inovasi pembelajaran digital dimanfaatkan sebagai sarana pendukung untuk memperkuat efektivitas pembelajaran, bukan sebagai pengganti metode tradisional. Keberhasilan transformasi sangat dipengaruhi oleh peran kiai, budaya pesantren, serta orientasi kuat terhadap pelestarian turats. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pesantren salafiyah di era digital merupakan proses penguatan tradisi melalui pendekatan kontekstual. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan kerangka konseptual yang lebih komprehensif untuk memahami transformasi pendidikan pesantren salafiyah dalam diskursus pendidikan Islam kontemporer.
References
Fikri, M., Muslim, M., & Yakin, F. A. (2025). Kecerdasan Buatan sebagai Simulakra Pendidikan: Analisis Kritis terhadap Krisis Nilai dan Otoritas Keilmuan Pesantren. Journal of Islamic Education and Pedagogy, 2(02), 101–113.
Fitriyah, F., Azizah, S. N., Sofia, K., Bilgis, N. F., Hasanah, L., Tarwiyah, D. A. D., Azizah, N., & Riskiyah, L. (2025). Pengembangan Kurikulum Ma’had Aly Nurul Jadid Berbasis Integrasi Turats Dan Keilmuan Kontenporer. (JPKM) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(02).
Hadi, S. (2002). Metodologi Research. Andi Offset.
Hadi Saputra, I., Bin Che Omar, M., & Suparmanto, S. (2023). Problematika Keterbacaan Kitab Turats Fiqh Fathu al-Qarib Di Kelas Program Kitab Turats Plus (KTP) Pondok Pesantren Salaf Modern Thohir Yasin. Cordova Journal Language and Culture Studies, 13(1), 14–40. https://doi.org/10.20414/cordova.v13i1.7539
Kartini, K. (1996). Pengantar Metodologi Riset Sosial. Mandar Maju.
Khoeron, K., Maftuhah, M., Tobroni, T., & Faridi, F. (2025). Transformasi Kelembagaan Pesantren Tremas Adaptasi Dan Inovasi Di Era Digital. PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction, 9(01), 63–76.
Maliki, N. (2020). Transformasi Pesantren di Era Disrupsi (Studi Kasus Pesantren Bina Insan Mulia) [Thesis]. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Manan, A. (2023). Pendidikan Islam dan perkembangan teknologi: Menggagas harmoni dalam era digital. SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 5(1), 56–73.
Maulana, I. I. (2025). Eksistensi Pondok Pesantren Salaf Di Era Modernisasi Pendidikan: Studi Kasus Pondok Pesantren Darul Muttaqien Kelenggangan Kendal.
Mona, F. M., Sa’adah, N. A., Arriza, V. O., & Syaifuddin, M. (2025). Aktualisasi Adab Pembelajar di Era Digital Dalam Kajian Surat Al-Kahfi Ayat 66. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 65–79.
Mukarom, Z., Hermansyah, Y., Karim, M., Sudrajat, C. J., & Nasution, T. (2023). Pendekatan Interdisipliner dalam Pendidikan Islam: Menggabungkan Ilmu Pengetahuan Modern dan Nilai-Nilai Keislaman. Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora, 8(2), 246–253.
Mukaromah, N. (2025). Transformasi Kurikulum Pesantren di era Digital (Studi di Pondok Pesantren Darussalam Purwokerto dan Pondok Pesantren al Ihya ‘Ulumaddin Kesugihan).
Nur Romadhon, R. P. (2024). Transformasi Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Di Era Modern (Studi Analisis Akulturasi Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Salaf di Era Modern di Madrasah Diniyah Excellent Pondok Pesantren Abu Dzarrin Kabupaten Bojonegoro dengan Teori Struktural Fungsional) [Disertasi]. Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.
Qomar, M. (2002). Pesantren: Dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Erlangga.
Rojudin. (2023). Strategi Pengelolaan dan Pengembangan Pesantren Salaf. JMPT: Jurnal Manajemen Pendidikan Tihamah, 1(1), 40–53. https://doi.org/10.61444/jmpt.v1i1.5
Zuhriy, M. S. (2011). Budaya pesantren dan pendidikan karakter pada pondok pesantren salaf. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 19(2), 287–310.


