Moderasi Beragama Sebagai Instrumen Penguatan Komitmen Kebangsaan Generasi Muda Di Era Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.66155/xdw2j177Keywords:
Moderasi Beragama, Generasi Muda, Komitmen KebangsaanAbstract
Keberagaman agama dan budaya di Indonesia menjadi kekuatan utama dalam membangun persatuan bangsa, namun perkembangan era kontemporer menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda melalui arus informasi digital, intoleransi, dan pengaruh ekstremisme yang dapat memengaruhi komitmen kebangsaan. Kondisi tersebut menjadikan moderasi beragama penting sebagai pendekatan dalam membangun sikap keberagamaan yang seimbang, toleran, dan selaras dengan nilai kebangsaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran moderasi beragama sebagai instrumen penguatan komitmen kebangsaan generasi muda di era kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai konsep, teori, dan fenomena sosial yang berkaitan dengan moderasi beragama dan komitmen kebangsaan generasi muda. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, artikel ilmiah, dan dokumen pendukung lainnya yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi beragama memiliki peran penting dalam membentuk sikap toleransi, menghargai keberagaman, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga keutuhan bangsa. Selain itu, moderasi beragama juga mampu menjadi sarana pencegahan terhadap berkembangnya paham radikalisme dan sikap intoleran di kalangan generasi muda. Penguatan nilai moderasi beragama melalui pendidikan, lingkungan sosial, dan media digital dapat membangun karakter generasi muda yang lebih terbuka, inklusif, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. Dengan demikian, moderasi beragama memiliki kontribusi strategis dalam menciptakan generasi muda yang mampu menjaga harmoni sosial dan persatuan nasional di tengah dinamika era kontemporer.
References
Anwar, R. N., & Muhayati, S. (2021). Upaya membangun sikap moderasi beragama melalui pendidikan agama islam pada mahasiswa perguruan tinggi umum. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 1–15.
Arifin, B., & Huda, H. (2024). Moderasi Beragama sebagai Pendekatan dalam Pendidikan Islam Indonesia. TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 7(2), 143–154. https://doi.org/10.32528/tarlim.v7i2.2464
Bule, Y. A. W., & Suswakara, I. (2024). Membangun Generasi Muda Toleran: Penguatan Moderasi Beragama di Desa Multi Agama. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 830–847.
Harsono, D., Firmansyah, A., & Anggraini, L. (2025). Pemanfaatan Media Digital untuk Mencegah Penyebaran Radikalisme di Kalangan Generasi Muda. Journal of Islamic Research and Studies, 1(3), 77–81.
Kafid, N. (2023). Moderasi beragama reproduksi kultur keberagamaan moderat di kalangan generasi muda Muslim. Elex Media Komputindo.
Ningsih, A. S., & Hurairah, J. (2024). Peran pendidikan Islam dalam melawan radikalisme melalui moderasi beragama. Al-Abshor: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(3), 310–321.
Nisa, Y. N., Apriliyana, A., Nasikhin, N., & Fihris, F. (2024a). Relevansi peran filsafat dan teknologi terhadap pembentukan karakter generasi muda di era globalisasi. Journal of Gender and Millennium Development Studies, 1(2), 81–92.
Nisa, Y. N., Apriliyana, A., Nasikhin, N., & Fihris, F. (2024b). Relevansi peran filsafat dan teknologi terhadap pembentukan karakter generasi muda di era globalisasi. Journal of Gender and Millennium Development Studies, 1(2), 81–92.
Nurmalisa, Y. (2017). Pendidikan generasi muda.
Rizqiyah, N., Jauhari, A. H., Fawaied, M., & Maudy, M. (2025). Revolusi digital dalam pendidikan: Peran teknologi dan media sosial dalam pembelajaran. Penerbit KBM Indonesia.
Setiardi, D., & Mubarok, H. (2017). Keluarga sebagai sumber pendidikan karakter bagi anak. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 14(2).
Tsalisa, H. H. (2024). Peran Pendidikan dalam Meningkatkan Rasa Toleransi Beragama di Kalangan Siswa Sekolah Dasar. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1), 39–49.


